Minggu, 13 September 2015

UCAPAN SELAMAT

SEGENAP KELUARGA BESAR
PK PT IPNU IPPNU
UNIVERSITAS ISLAM LAMONGAN

Mengucapkan Selamat dan Sukses atas terselenggaranya

"MUKTAMAR NU ke 33 di Jombang Jawa Timur dan pelantikan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama'masa khidmat 2015-2020 di Masjid Istiqlal Jakarta"

OPINI CORNER ----> M. AFIFURROHMAN UBAID




*) Penulis adalah ketua PKPT IPNU UNISLA 2014/2015
PANTANG MISKIN BAGI KADER NU
‘’dengan berpedoman kita belajar, berjuang, serta bertaqwa. Kita bina watak nusa dang bangsa tuk kejayaan masa depan. Bersatu wahai pelajar islam jaya tunaikanlah kwajiban yang mulia, ayo maju... pantang mundur... dengan rahmat Tuhan  kita perjuangkan, ayo maju...pantang mundur...pasti tercapai adil makmur”
Tersirat pesan hebat dalam petikan bait mars diatas, bahwa IPNU diharapkan tetap semangat mencari ilmu dan mengembangkan kreatifitas dengan menata sikap dan watak. Sehingga, dimasa depan IPNU menjadi generasi muda produktif, kreatif dan inovatif. IPNU sebagai garda depan untuk perubahan ‘’perubahan’’ dan peranannya menyeluruh disetiap aspek kehidupan baik aspek ekonomi, politik, sosial dan budaya.
Bangsa Indonesia saat ini mengalami problematikayang sangat memprihatinkan, mulai dari masalah politik, ekonomi, dekadensi moral yang selama ini mengancam masa depam generasi muda. Seperti, pengangguran, kriminalitas bahkan yang sangat mencengangkan saat ini adalah masalah radikalisasi agama yang berujung peperangan antar negara. Inilah tugas kita sebagai generasi bangsa untuk melawan semua itu secara konsisten.
IPNU adalah generasi muda NU yang akan membawa tongkat estafet di masa depan. ‘’for while they are the yount of today, the shall be the leaders of tomorrow’’ kalimat itulah yang pantas diberikan kepada generasi muda NU, karena ditangan kaum mudalah nasib sebuah bangsa di pertaruhkan, apabila generasi mudanya mempunyai akhlakul karimah  dan semangat  yang menggebu serta kreatifitas yang tinggi membangun bangsa dan negaranya. Maka, akan lahirlah Negara yang kaya, berkembang dan negara yang damai sentosa yakni ‘’Gemah ripah loh jinawi toto tentrem kerto raharjo’’.
‘’Menjadi pemuda sukses’’ siapa yang tak mau ! semua orang pasti menginginkannya. Tetapi ‘’terombang ambing’’ itulah yang saat ini dialami oleh generasi muda kita. Banyak diantara mereka yang putus harapan setelah kesana kemari menenteng ijazah untuk melamar pekerjaan, keluar masuk kantor dan instansi tidak diterima, alhasil mereka tidak percaya adanya kesuksesan di masa depan, tak ada usaha yang maju, mereka memilih pengangguran, nongkrong dipinggir jalan dari siang sampai malam tak punya rencana besok akan makan atau malah kelaparan, Salah satu faktor utamanya adalah kurangnya nilai kepribadian (atau karaaakter) dan kreatifitas yang tinggi. Oleh karena itu pembentukan karakter sangat dibutuhkan, salah satunya adalah pembentukan jiwa enterpreneurship. Joe anoenimous menerangkan bahwa enterpreneurship adalah jiwa wirausaha yang dibangun bertujuan untuk menjembatani ilmu dengan kemampuan pasar. Enterpreneurship meliputi pembangunan atau pembentukan sebuah perusahaan baru,  kegiatan kewirausahaan juga merupakan kemampuan managerial yang diperlukan oleh enterpreneur. Memang tidak mudah untuk memiliki ilmu bisnis apalagi menumbuhkan jiwa enterpreneurship pada generasi muda. Namun, bukan berarti generasi muda tidak punya kesempatan menunjukkan perannya untuk berkarya. Harus ada niat belajar dan niat berkembang kerena kunci sukses akan diperoleh melalui proses panjang dan tidak semudah membalikkan telapak tangan, generasi muda harus punya kesadaran bahwa jiwa ini sangat penting untuk mendapatkan masa depannya. Banyak sekali peluan usaha disekitar kita tetapi kita tidak peka dan tidak peduli dengan hal itu. Alhasil peluang itu hilang dan sia sia. Nah, ada beberapa contoh peluang usaha yang cocok bagi kita sebagai pelajar atau mahasiswa diantaranya yaitu : buat BIMBEL (bimbingan belajar), jadi motivator training, mendirikan even organizer, jasa foto copy dan lain sebagainya.oleh karena itu apabila ada orang yang mengatakan menjadi wirausahawan yang sukses hanya bermodal nekat dan semangat saja, itu omong kosong karena itu saja tidak cukup.perlu ilmu, ilmu dan ilmu. Apalagi bila dihadapkan pada generas muda saat ini yang memiliki kemauan keras dan tidak sabaran bahkan selalu ingin yang instan, pastinya kita tidak mungkin memberikan secara langsung atau perintah untuk mengelola sumberdaya, itu semua perlu adanya pembelajaran dan bimbingan kkepada mereka untuk mengelolahnya agar generasi muda dapat berkembanga dan menjadi generasi emas dimasa yang akan datang.
*Disadur dari berbagai sumber.